testing blog dev
16 September 2025, 08:27
SUPERADMIN

Setelah menjalani perawatan ortodonti untuk merapikan gigi, kamu memerlukan retainer untuk menjaga gigi agar tetap rapih dan tidak bergeser kembali.
Namun, masih banyak orang yang menyangka bahwa retainer ini merupakan salah satu jenis perawatan untuk merapikan gigi. Padahal retainer merupakan bagian dari rangkaian perawatan gigi yang digunakan setelah memakai behel atau kawat gigi.
Untuk memahami lebih lanjut mengenai peran penting retainer dalam perawatan ortodonti dan jenis-jenis apa saja yang bisa digunakan, Passion Dental Care merangkum informasi lengkapnya di bawah ini.
Apa Itu Retainer?
Retainer merupakan alat khusus yang dibuat sebagai penyangga untuk menjaga posisi gigi pada gusi dan tulang setelah pemakaian behel atau perawatan ortodonti lainnya.
Retainer merupakan tahapan penting dalam proses merapikan gigi karena pada dasarnya gigi secara natural akan terus bergerak, terutama saat ada aktivitas seperti berbicara ataupun mengunyah.
Oleh karena itu, relapse atau kembalinya gigi ke posisi awal akan terjadi jika proses penggunaan retainer tidak dilakukan. Retainer digunakan dalam kurun waktu 4 hingga 6 bulan setelah kawat gigi dilepas.
Fungsi Pemakaian Retainer
Retainer adalah alat penyangga yang membantu menjaga posisi gigi setelah behel dilepas. Namun sayangnya penggunaan retainer ini sering diabaikan, padahal retainer memiliki peran penting dalam menjaga hasil perawatan ortodontik. Berikut merupakan beberapa fungsi utama penggunaan retainer setelah pemasangan behel:- Menjaga stabilitas gigi setelah behel dilepas
- Mencegah pergeseran gigi ke posisi awal sebelum pemasangan bracket
- Menjaga hasil perbaikan gigi selama pemasangan behel
- Mempertahankan posisi gigi yang sudah rapih
Jenis - Jenis Retainer
Terdapat beberapa jenis retainer yang dapat digunakan, dokter gigi akan memilih retainer yang paling tepat untuk digunakan sesuai dengan kondisi gigi.
Pasien bisa diberi 1 jenis retainer untuk dipakai, namun bisa juga diberikan 2 jenis retainer sekaligus yang dipakai bergantian untuk menjaga stabilitas gigi lebih maksimal.
Berikut ini merupakan jenis retainer yang umum digunakan beserta kelebihan dan kekurangannya:
1. Retainer Tetap atau Permanen
Jenis retainer ini terbuat dari kawat logam yang dilekatkan pada bagian belakang gigi menggunakan bonding. Retainer tetap atau permanen umumnya ditempatkan di bagian bawah gigi depan untuk mencegah pergeseran gigi.- Kelebihan: Efektif mencegah pergeseran gigi, tidak perlu dilepas dan memerlukan perawatan minimal.
- Kekurangan: Sulit dibersihkan, bisa menimbulkan kesulitan dalam perawatan kebersihan mulut, dan terkadang dapat menyebabkan ketidaknyamanan.
2. Retainer Plastik Transparan
Dibuat dari bahan plastik transparan yang mirip dengan alat pembuat cetakan gigi. Mudah dilepas dan dipasang sendiri, umumnya digunakan di malam hari.- Kelebihan: Estetis karena transparan, ringan, dan tidak terlalu terlihat. Mudah dilepas dan nyaman dipakai.
- Kekurangan: Cenderung lebih rentan terhadap kerusakan dibandingkan retainer lainnya, dan memerlukan perawatan khusus agar tetap bening dan bersih.
3. Retainer Hawley
Jenis retainer hawley terbuat dari kawat logam dan akrilik. Hawley memiliki kawat melingkar di sekitar gigi dan akrilik yang menutupi langit-langit mulut. Ini merupakan retainer yang dapat dilepas.- Kelebihan: Tahan lama, dapat disesuaikan, dan mudah diperbaiki jika rusak. Memungkinkan penyesuaian lebih lanjut jika diperlukan.
- Kekurangan: Lebih terlihat daripada retainer clear, mungkin terasa canggung pada awal pemakaian, dan bisa memerlukan penyesuaian untuk kenyamanan maksimal.
Artikel Rekomendasi

blog
blog
SUPERADMIN β 10 September 2025

TIPS MENGATASI SAKIT GIGI
BAGIKAN KE SAYA
SUPERADMIN β 11 September 2025

PROMO CERIAA
SUPERADMIN β 11 September 2025


